Friday, 23 September 2016

Ranah Menara Surga

Ranah Menara Surga

Bagaikan tiang yang besar
Dari bawah yang terbangun
Lihat warna batang seperti pensil
Hingga tinggi dari langit
berupa tancapan segitiga
Sangat indah bagiku
Bagaikan surga melangkahkanmu
Inilah berjalan dengan angin
Senyuman menyambut manis
Buka pintu ketabahan

Nikmati jalan yang melingkar
Terpeluk harapan nyata
Lentera ilmu mengelilingi samudra
Hanya mendelik dari mata
Sampai jendela yang bermegah-megah

Surabaya, 23 September 2016

Mujizat

Mujizat

Tuhan merajai seluruh alam manusia
Yang maha pengasih lagi maha penyayang
Hanya kepada engkau menyembah tuhan
Dan hanya kepada engkau memberi pertolongan
Getaran mendengkut organ manusia
Selalu memberi tabah dalam kemudahan
Bahagialah pada tuhan yang maha tinggi

Inilah keridhoaan selembar kertas
Bulan menyambangi purnama
Kupu-kupu terbang ke angkasa
Betapa kecil mengelilingi surga
Suara merdu seperti burung

Surabaya, 23 September 2016

Lembaran Kasih (II)

Lembaran Kasih (II)

Terlihat dari setiap pencobaan
Seperti bagian diantara dari semua rintangan
Pasti jelas percaya kepada malaikat
Tersirah oleh tulisanmu
Hubungan manusia dengan tuhan
Berbagilah penuh peduli
Berilah air sebagai rasa nafsu
Mudahkan urusan terhadap tuhan
Yang maha esa
Detik demi detik telah berputar
Merembang fikiran jermih

Namun tidak semua menaatimu
Melainkan ku sampai walau satu ayat
Kasih memeluk sejuta berlian
Makna tersimpan dari dalam
Dari luar sudah menggapai harapan
Nyata demi berbahagia

Surabaya, 23 September 2016

Lembaran Kasih

Lembaran Kasih

Tulislah yang kamu suka
Andaikan ide tertuang oleh fikiranmu
Hembuslah nafas terdalam
Tersimpuh hampa mengintip dari luar
Mengukur goresan pena
Cerita akan terbayang oleh imaginasi
Tuhan melangkahkan kaki
Berjalan seiring membawa anugrah
Untuk manusia yang sempurna

Tiada hari tanpa menulis
Tiada waktu tanpa bermalas-malas
Bergegaslah karya demi ciptaannya
Mengelumbung samudra memorimu

Surabaya, 23 September 2016

Langit Berbakti Tangan Berkuasa

Langit Berbakti Tangan Berkuasa

Sebutkan namamu ya Tuhan
Menyembahlah kepada sang maha kuasa
Nyanyikan kepadamu pujian yang agung
Serulah nada arungi melodimu
Olehmu tercabutlah setan yang nyata
Angkatlah tanganmu
Lalu hadaplah pada langit
Sambil mengerai air mata di wajah
Jangan sampai kesakitan telah perbuat

Gapailah hingga tinggi
Meremuk hasrat dengki akan hangus
Seperti lembaran dibakar massa
Sempurnalah agamamu
Bersyariah pada tuhan keberkahan

Surabaya, 23 September 2016

Sentuhan Kasih

Sentuhan Kasih

Kau mendengarkan curhat dari pribadi
Betapa kasih ditimpa penderitaan
Sakit yang mendatangimu
Pedih ku rasakan
Sulitnya tidak bisa berjalan
Menghendaki retak kerut wajahmu
Centanglah waktu tergundam
Berilah pertolonganmu tuhan

Sembuhlah tubuh tuhan
Tuhanlah yang hamba
Menderai sakit akan hilang
Berbaktilah aku
Ampunilah ya tuhan
Atas kesalahan ku wabah
Pulihkan dengan sehat
Jalan penuh hikmah

Surabaya, 23 September 2016

Thursday, 22 September 2016

Regenerasi Wanita

Regenerasi Wanita

Jelajahilah kota
Terdapat alam yang sejuk
Deraikan perjalanan
Sambil memandang kota
Ku pertemukan asap terlihat gunung
Wanita menuliskan di lembarannya
Di rasakan fikiran segar
Rona merangkai kata per kata

Gunalah doa yang dipanjatkan
Tumbuhlah dan besarkan tubuh yang indah
Tiada mampu menerkam rasa amarah
Semua akan pergi kecuali untukmu
Kembalilah dimanakah perjuangan hanya sekedar pengorbanan

Surabaya, 21 September 2016

Vina Kemanakah Engkau?

Vina Kemanakah engkau?
Kepada : Hervina Putri

Betapa kecil menyebut namamu
Cerita dari mulut ke hati
Betah dalam berdiri lama
Andaikan tahu berjabat tangan
Sebagai tanda persahabatan
Bagaikan kepompong
Mengubah-ubah jadi kupu-kupu
Terbakarlah hati yang resah

Setiap pagi menemani renungan
Serius mendinginkan batin
Tulus menimpa rindu
Telukan jari keliking mengobati rasa gelisah
Betapa hilangnya selama tahun kelima
Entah sedih tanpa berpamitan

Surabaya, 21 September 2016

Tertidur (III)

Tertidur (III)

Rasakan hangatnya mentari pagi
Tidur masih dalam cerita dalam mimpi
Tiada jalan keluar di dunia nyata
Membebani setiap kenyataan
Bagaikan Drama selalu tampilkan sisimu
Selalu lembut memeluk boneka
Hanya guling dan bantal empuk
Yang memeluk tidurku
Hangatnya menempel di pipimu
Terlinap ruang yang sepi

Begitu saja mengiringi lagu di telinga
Rasakan harapan sesudah bangun dari mimpi
Ibaratnya sejuk pagi akan keluar
Itulah makna yang berharga

Surabaya, 21 September 2016

Kenangan Untuk Rosyidah

Kenangan Untuk Rosyidah
Untuk : Lailatul Rosyidah

Tak terasa waktu telah berakhir
Mungkin belum sempat bercerita pada kami
Hanya malu di hadapan orang banyak
Lembaran kasih tertulis untukmu
Kenangan menjadi terbaru dalam kehidupan
Kini telah kembali ke jalan yang semula
Tiada lagi cara menyampaikan selalu pasti

Setiap hari bertemu serta bersapa padanya
Meremuk gegas bererat-erat
Gelombang keliling Eropa.

Surabaya, 15 September 2016

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Tangan saling mengenggam satu sama lain
Ku erat saat pergi dimana pun berada
Bagaikan tali menarik dari tengah
Bunga serbuk sari ke dalam senyuman
Katakan dengan sejuta makna
Dalam lisan terungkap
Pesona gedung tinggi melihat dari malam
Lilin menghiasi cahaya dari dalam
Menyerukan suara tersedap melodi

Hiburan akan penuh bermakna
Apapun ku lakukan akan terjadi
Berputar pada detik sangat cepat
Air telah menyambung dari sini
Bertepuk tangan untuk keceriaan
Itulah makna hidup romantis

Surabaya, 15 September 2016

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...