Wednesday, 13 March 2019

Kampanye Hitam terus Terulang

Warga kurang pandai berkontribusi dengan kalimat positif malah berujung kampanye hitam
Kini hanya melontarkan bahwa bila terpilih akan ada larangan apa yang dikatakan

Buktinya berita bohong masih terulang
Polisi berburu pelaku kampanye hitam
Bahkan akun yang melontarkan kalimat fitnah oleh capres tidak ada habisnya
Bila seperti ini akan menjerat pasal tentang transaksi elektronik

Berita bohong paling populer masyarakat
Tercoblos surat suara
Bila terpilih jadi capres tak ada azan berkumandang
Dihadang masa karena mengundang kata penuh kontroversi

Inilah api kata yang selalu terlontarkan
Bangsa terjangkit virus berita bohong
Teliti dulu berita sebelum berbagi di media sosial
Aturan akan terus diterapkan sampai pemilihan telah berakhir

Surabaya, 2019

Drama alam sedang tidak Bersahabat

Terendap tuang api cemburu
Enggan bersikukuh menyentuh tanah yang akan dilapisi lava
Hendak kesakitan yang menimpanya
Menerima segala kepahitan
Lantaran hidup sendiri tanpa membebani uang
Hanya menakdirkan tuhan aja lebih berasa

Semacam itulah namanya kiamat sudah dekat
Tiada satupun mendekati lokasi bencana
Perasaan alam akan membungkam
Ku belah hujan mendekam dimana-mana
Lari dari segala bencana
Seakan-akan selamat
Drama alam sedang kurang bersahabat
Berdirilah di tenda lalu tidur
Esok hari bencana akan terhenti

Surabaya, 2019

Drama kekerasan Guru dan Siswa

Beberapa hari yang lalu rambut dicukur paksa
Guru terasa kurang belas kasihan
Anaknya malah tergantung terus disakiti
Pendidikan hampir terbelenggu
Bahkan terpenggal sedih lalu pulang ke rumah
Guru ini jadi tindakan tak etis

Hingga keesokan harinya murid enggan kagak mau bersekolah lantaran trauma kejadian kemarin
Keluarga sekolah menemukan oknum nakal itu

Saatnya memberantas kasus kekerasan antara guru dengan murid
Entah bagaimana generasi milenial pendidikan selalu maju tanpa meraih mimpi
Borgol si oknum lalu dipenjarakan
Tak ada lagi kekerasan di dunia pendidikan

Surabaya, 2019

Tuesday, 22 January 2019

Tanpa Hari Tanpa Menonton Televisi

Beberapa minggu yang lalu remote televisi telah hilang
Lalu aku terpaksa tanpa menonton televisi
Ingin menangis berjam-jam untuk menikmati hiburan
Merasa tertekan hingga depresi menyandang jiwa
Ku tahu aku menyambar jiwa
Rasanya ingin menunggu remote
Daripada menganggur entah kemana

Surabaya, 2019

Sore Begini, Rumahku Mengundang Suara Berisik

Setiap sore aku terdiam di ruang tamu
Terdengar suara balita sedang bermain
Sedangkan suara balita sebelah sedang menangis
Seperti menular orang gila
Aku hanya termangu dalam rumah
Sedangkan ibu, nenek, adik, ayah berada di luar rumah

Aku terdengar suara balita menyerupai jeritan
Lantas tiada hantu
Hanya sebatas frekuensi suara yang keras membuatku berisik
Tak ada ruang sunyi untukku
Hanya bisa terdiam menyimak ibu menyakiti balita
Aku sudah tidak tahan dengan rumah dengan suara balita penuh berisik
Hanya berdiam tanpa mengeluarkan balas dendam

Surabaya, 2019

Friday, 4 January 2019

Menyentuh Kegelapan

Akan ku hampiri di belantara hutan
Tiada menginjak kaki pada malam hari
Mengiringi kegelapan yang sepanjang waktu
Suara terdengar dimana-mana
Bahkan menemukan benda jadi keramat dijelma jadi peninggalan zaman kuno

Berudara hampa dalam goa
Ku terendap sentuhan sama sekalipun
Ribuan orang mati di sana
Belum mengungkap satu pun
Apa pun tersentuh padamu
Setidaknya ku iringi waktu
Tanpa menjumpai dengan siapa
Seseorang akan mengintaimu
Lagu dipersembahkan dengan nada seram
Ia akan mati selamanya

Surabaya, 2019

Sunday, 30 December 2018

Bila Menimpa Musibah, Siapa yang Merawat Tanah Air?

Semenjak waktu dijalani setahun ini membawa duka
Mengharumkan wilayah yang tertimpa gempa
Berbagai drama terjadi sepanjang peristiwa
Memusnahkan benda yang tidak berlaku lagi
Membongkar sindikat narkoba
Sepanjang malam ditenggarai bencana alam
Memudar jalan diterjang longsor

Saat banjir bandang datang jembatan penghubung dua jalan telah putus
Warga sudah kehilangan harapan melewati jembatan
Beberapa bangunan rumah sebagian runtuh
Salah satu laut tercebur karena kapal kelebihan muatan tanpa izin
Menelan puluhan korban jiwa yang tenggelam di lautan misterius
Sungguh jawaban tak kunjung usai

Tanah telah runtuh total
Sudah kehilangan tempat tinggal akibat diguncang bencana
Hampir mengungsi di tenda
Menjalani hidup tanpa rumah
Rasanya menangis air mata hingga kembali seperti semula
Hanya berlindung pada Tuhan
Selalu menyelamatkan tanah air dari maraknya musibah
Sepanjang tahun mengundang kiamat
Siapa yang merawat kita
Semoga musibah tidak selalu terulang

Surabaya, 2018

Si Anak Penjaga Gerbang

Sebuah drama datang dari seberang
Seorang anak kecil berjaga di pintu
Sebuah hidup tidak lepas dari orang normal
Lantaran kemampuan sebatang kara
Ia tidak punya orang tua apalagi teman dekat
Setiap hari menghabisi waktu dengan bertatap pengendara di jalan raya

Hampir kelaparan dari pagi hingga malam
Menyentuh pagar tanpa henti
Tiada menganggu kenyamanan warga
Tetapi ia butuh makanan
Minuman
Dan keperluan lainnya
Dana kurang mengantongi
Maka ia menerima takdir sebagai anak kecil yang sudah pasrah pada Tuhan
Ia berharap menjemput impian kelak

Sampang, 2018

Pantai Impian

Sebuah pantai yang tinggal dengan pemandangan indah
Disambut lautan ombak mengguncang pasir
Manusia duduk di pasir lantaran laut sedang berombak bolak-balik
Tidak hanya bermain setiap jam
Betapa gemuruh angin mengusap mimpi

Seperti menatap impian yang ditatap pagi bersinar
Burung berterbangan di langit
Seperti layaknya terbang pada masa depan
Bersentuhan dengan Tuhan
Mengalir alam begitu menakjubkan
Seperti inilah udara menggugah samudera
Yang akan menjemput hari yang segar
Sesungguhnya pantai ini datar bertabur impian
Di kawasan pesisir pantai telah ramai
Menyaksikan keindahan bertatap surgawi
Pantai akan dijadikan destinasi saat berlibur bersama keluarga

Surabaya, 2018

Berisik!

Berisik!
Terdengar suara yang tertancap di halaman rumah
Menceritakan basa-basi
Mengucap drama yang menggoda nafsu antara Ibu dan bayi
Dengar suara anak kecil merengek-rengek
Bahkan bermain jerit hingga melantunkankan suara hantu yang terpenggal dalam kepala ibu

Berisik!
Aku sudah mengganggu kalian
Bacaan kurang terarah
Gara-gara tinggal di rumah dekat tetangga
Tak bisa pindah ke tempat lain
Namun apa yang harus lakukan bila suara tak diam
Tergeletak hati yang mau diamputasi
Sehingga jauh dari sini
Aku tidak bertahan di rumah dengan keadaan berisik
Otak kalian diremas dengan gangguan hawa nafsu
Aku akan keluar dari sini
Aku menunggu malam hingga sunyi
Ku berharap berisik akan hilang seketika

Surabaya, 2018

Saturday, 29 December 2018

Tanah Air telah Berduka

Selama tahun ini tanah kembali berduka
Duka mengguncang Brebes
Menelan korban jiwa akibat gempa
Beberapa rumah telah roboh

Beralih di pulau seribu masjid
Kini bangunan di sekitar pendesaan hampir retak
Suasana telah roboh
Hal yang menjadi kepedihan bagi warga yang mengalami kehilangan harapan
Apalagi ditinggal bangunan retak
Selamat beribadah tiba-tiba tanah bergetar dan menyasar korban hampir terluka

Peradaban tergeletak
Intisari hidup makin resah
Tenggang lah suasana warga hampir trauma
Bencana demi bencana selalu terjadi tanpa diprediksi kapan musibah telah terjadi
Hanya Allah melindungi dalam naungan Alquran
Semoga tanah air terkenang oleh sejarah

Surabaya, 2018

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...