Blog ini mengambarkan isi suasana dunia semakin senang dan kadang sedih. Sejujurnya puisi dan prosa mengoptimalkan gambar fisik maupun alam sekitar. Langit dan Bumi menciptakan kepada tuhan yang maha pencipta. Penulis di tengah disabilitas membuat lingkaran terhadap dunia serasa terisi dan akherat akan mengingat cerita selama hidup. Akhirnya karya akan ku sampaikan untuk selamanya
Sunday, 29 January 2023
Rasa Menderita di Penjara
Tuesday, 24 September 2019
Tunaikan Reformasi
Merah berselendang menghadang di depan gedung pemerintahan
Massa berkumpul mahasiswa enggan bersuara
Bersama-sama menuntut rancangan undang-undang ditolak
Hal-hal yang belum diutarakan
Dengarkan aspirasi kepada pemerintah
Berikan kalimat yang mengkritik
Tiada pasal yang memberatkan
Karena poin pembahasan sangat kritis
Sehingga draft ini diperbaiki sebelum disahkan
Jika tidak akan berkumpul lebih banyak
Seperti manusia berkumpul lalu berladang
Ku berharap selesaikan jalur reformasi yang belum terungkap
Surabaya, 2019
Waktu Tersiksa
Tersiksa waktu dengan tenaga serta pikiran
Tak menduga bila habiskan tenaga membantu persiapan
Walau sempat mendadak tapi jalani apa adanya
Padahal sudah sebarkan
Justru tak kau lakukan
Bagi awam habiskan waktu berdiam
Hanya bisa bertunduk
Pulang dari kepanitiaan tubuh hampir lemah
Belum lagi tersipu malu
Beribadah pun tidak sempat
Ku hanya jalani siang hingga malam
Malam hari tertidur lelap
Ku berharap esok hari
Tiada emosi membendungi waktu
Surabaya, 2019
Saturday, 21 September 2019
Dampingi jangan Disakiti
Belakangan anak balita yang baru lahir tiba tiba sakit
Berusaha menggendong sambil bernyanyi
Sayang belum tenang dibisik sesuatu
Belum satupun yang menyelamatkan nyawa
Menangis akibat kesakitan
Sampai rela memulihkan emosi balita
Kadang bapak tega menyalahi bimbingan
Sengaja rendamkan dendam hingga air mata berteriak
Tak nyaman emosi balita tak kuasa menahan air mata
Sungguh kecewa ia merasa dibodohi
Belum mengerti apapun malah minta ampun
Tak ada bantuan selain mendampingi mu
Di adili hingga mengasihi tuhan
Lindungi dalam ampunan mu
Surabaya, 2019
Friday, 20 September 2019
Kemarau Berkepanjangan
Tertinggal di jalan raya
Betapa perpisahan antara sebelantara daun berjatuhan
Hanya tertunduk langit biru
Duduk merenung seraya memilu
Terpaku dipenggal ucapan
Layaknya memudar dari impian
Setelah tanah meresap kering
Kemarau berkepanjangan sampai layu
Melangkah kilometer peroleh air di dalam ember
Rasanya hambar bila melihat air keruh
Tak layak dikonsumsi apalagi kebutuhan lainnya
Berbaring tidur selama berbulan-bulan
Demi mendatangkan hujan
Layaknya rahmatnya air bersih
Surabaya, 2019
Thursday, 29 August 2019
Hidup penuh Perpindahan
Ketika hidup pindah
Urusan masih menumpuk
Kadang untuk memindahkan tempat butuh proses yang cukup lama
Tak bisa memerlukan waktu singkat
Butuh referensi terpercaya untuk memahami pemindahan
Yang bisa kita lakukan hanya membangun sesuatu yang menempuh beberapa tahun ke depan
Wacana pemindahan sempat pro dan kontra
Lantaran kehidupan ini belum selesai kerjakan
Bagaimana mencegah penumpukan beban berat bagi daerah perkotaan
Terbang sana sini terasa lelah karena diimbangi batin
Hanya merenungi dirimu pantaskan pindah ke hal yang lain
Karena suasana lama cukup jenuh
Apalagi bencana sering terjadi tiap waktu
Hanya tuhan yang memutuskan
Tinggal dirimu memilih
Menyegarkan di taman surga
Atau tercebur pada lautan api
Pemindahan ini jika terkesan bermasalah
Rembang, 2019
Dari Tersesat Hingga Menuju Jalan Keluar
Ketika keluar dari ziarah hendak mencari jalan keluar
Saat belok barat terasa jauh
Sedangkan melewati belok timur terasa dekat
Namun jalan itu tersesat
Lantaran gang ini menyerupai labirin
Habiskan tenaga demi keselamatan
Sampai di jalan keluar
Tubuhku berkeringat gara gara berjalan kaki
Ku pinangkan nafas disertai pikiran jenuh
Sebelum keluar dari wisata ziarah
Kawan yang mencari ku langsung berbalas pada ponsel pintar
Kembali ke parkiran
Karena selama ziarah tak sempat membuka ponsel
Jangan tertinggal sendiri
Baiknya berjalan bersama menuju jalan keluar
Kudus, 2019
Wednesday, 13 March 2019
Kampanye Hitam terus Terulang
Warga kurang pandai berkontribusi dengan kalimat positif malah berujung kampanye hitam
Kini hanya melontarkan bahwa bila terpilih akan ada larangan apa yang dikatakan
Buktinya berita bohong masih terulang
Polisi berburu pelaku kampanye hitam
Bahkan akun yang melontarkan kalimat fitnah oleh capres tidak ada habisnya
Bila seperti ini akan menjerat pasal tentang transaksi elektronik
Berita bohong paling populer masyarakat
Tercoblos surat suara
Bila terpilih jadi capres tak ada azan berkumandang
Dihadang masa karena mengundang kata penuh kontroversi
Inilah api kata yang selalu terlontarkan
Bangsa terjangkit virus berita bohong
Teliti dulu berita sebelum berbagi di media sosial
Aturan akan terus diterapkan sampai pemilihan telah berakhir
Surabaya, 2019
Drama alam sedang tidak Bersahabat
Terendap tuang api cemburu
Enggan bersikukuh menyentuh tanah yang akan dilapisi lava
Hendak kesakitan yang menimpanya
Menerima segala kepahitan
Lantaran hidup sendiri tanpa membebani uang
Hanya menakdirkan tuhan aja lebih berasa
Semacam itulah namanya kiamat sudah dekat
Tiada satupun mendekati lokasi bencana
Perasaan alam akan membungkam
Ku belah hujan mendekam dimana-mana
Lari dari segala bencana
Seakan-akan selamat
Drama alam sedang kurang bersahabat
Berdirilah di tenda lalu tidur
Esok hari bencana akan terhenti
Surabaya, 2019
Drama kekerasan Guru dan Siswa
Beberapa hari yang lalu rambut dicukur paksa
Guru terasa kurang belas kasihan
Anaknya malah tergantung terus disakiti
Pendidikan hampir terbelenggu
Bahkan terpenggal sedih lalu pulang ke rumah
Guru ini jadi tindakan tak etis
Hingga keesokan harinya murid enggan kagak mau bersekolah lantaran trauma kejadian kemarin
Keluarga sekolah menemukan oknum nakal itu
Saatnya memberantas kasus kekerasan antara guru dengan murid
Entah bagaimana generasi milenial pendidikan selalu maju tanpa meraih mimpi
Borgol si oknum lalu dipenjarakan
Tak ada lagi kekerasan di dunia pendidikan
Surabaya, 2019
Tuesday, 22 January 2019
Tanpa Hari Tanpa Menonton Televisi
Beberapa minggu yang lalu remote televisi telah hilang
Lalu aku terpaksa tanpa menonton televisi
Ingin menangis berjam-jam untuk menikmati hiburan
Merasa tertekan hingga depresi menyandang jiwa
Ku tahu aku menyambar jiwa
Rasanya ingin menunggu remote
Daripada menganggur entah kemana
Surabaya, 2019
Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada
Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...
-
Malam Terakhir di Masjid Nasional Al-Akbar Inilah engkau berpisah di malam Ramadhan penuh segala cobaan Jamaah di sini menikmati tidur sep...
-
Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...