Wednesday, 3 August 2016

Di Sanalah Aku berdiri jadi Pandu Ibuku

Di Sanalah Aku berdiri jadi Pandu Ibuku
Disanalah Indonesia negara kita berdiri
Seribu sembilan ratus empat puluh lima Indonesia telah melahirkannya
Seupama bangunan tak jauh dari kekuasaan
Pemimpin tak cukup menyampaikan apa adanya
Garis besar perang bebas terpaku oleh tubuh bangsa
Perih saat sakit ku menjeritmu

Sontak pantas percaya kepada tuhan
Rela berkorban serta bertabah
Runtunan dinding lindung menyelamatmu
Dekatlah pada sang maha kuasa

Surabaya, 2 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...