Lumajang Malam Dingin
Untuk : Fauziyah
Rachmawati
Gucialit sebagai Surganya daun teh
Malam mulia terembus jalan gelap
Engkau melihat malam penuh dingin
Tubuh mulai tergigil oleh kalbu
Senandung tulisan terluas dari jauh
Bila menginspirasi dari mimpi
Menyuarakan demi kebaikan
Hangatkan Suara dari hati ke hati
Tuhan akan mempercayaimu sahabat
Suatu saat nanti Engkau akan berjalan
Demi jejak kaki tak terinjak manusia lain
Hanya perempuan yang tahu atas segalanya
Luamajang, 13
Agustus 2016
No comments:
Post a Comment