Nikmati Mandi Dingin
Ketika melepaskan baju dari tubuh
Rasakan air yang begitu dingin
Sungguh tak tahu mengapa seperti ini?
Karena air dingin seperti tercampur kabut
dingin
Dari gunung termegah awan
Ambillah air walaupun suci dari godaan
Tak mau dari menunggu lama
Merasa aneh bila desa tak tertidur
Entah sampai kapan engkau tertidur
Di kamar tersempitmu
Hanya melewati aula lingkar pena
Penuh berati dari kening bibir
Lumajang, 14
Agustus 2016
No comments:
Post a Comment