Tuesday, 16 August 2016

Nikmati Mandi Dingin

Nikmati Mandi Dingin
Ketika melepaskan baju dari tubuh
Rasakan air yang begitu dingin
Sungguh tak tahu mengapa seperti ini?
Karena air dingin seperti tercampur kabut dingin
Dari gunung termegah awan
Ambillah air walaupun suci dari godaan
Tak mau dari menunggu lama
Merasa aneh bila desa tak tertidur

Entah sampai kapan engkau tertidur
Di kamar tersempitmu
Hanya melewati aula lingkar pena
Penuh berati dari kening bibir


Lumajang, 14 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...