Monday, 1 August 2016

Penuhan Rasa

Penuhan Rasa

Tidak tahu rasa hati terpanah kepada bulan mendarat
Merenggut kesetiaan bulat menjadi kangen sahabat
Panggilan mengungkit dari nama agung
Sekejam mata mengintipkan sesuatu
Tempat meminta sesuatu dalam kesetiaan

Tiada belenggu dan tidak pula terbalas oada lisan
Selaras orang tak cukup memerintahkan segalanya
Namun nikmati apa yang telah ada?
Cukuplah ini menggapai surya kepada sang pencipta

Menyimpan tabir dari kegunaan rasa dendam
Bagaikan api menyambar manusia yang tidak melekat
Serupa dengan langit merah penuh nyata

Surabaya, 30 Juli 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...