Wednesday, 3 August 2016

Perempuan Murka

Perempuan Murka
Hidup terakus fikiran
Kebaikan melumpuhkan ingatan
Canda tawa sangat kejam
Perempuan cerita tak melelahkan
Langit malam berwarna merah
Menggumam suara ketakutan hantu
Selalu beban dosa dalam dada manusia

Sungguh tak jelas perkataannya
Binatang bermata merah memarahimu
Mungkin tatkala menyebar racun
Ucap kasar menghantam lisan pada manusia

Inilah di sebut penganiayaan sesama murka
Tergenang sungai darah menghanyut
Luka tubuh berbekas lama


Surabaya, 2 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...