Tuesday, 16 August 2016

Sadarlah

Sadarlah
Betapa terkejut dari tidurmu
Tak menyangka gangguan terjadi pada gambar
Sebenarnya tidak harus dari mana?
Akhirnya lembaran telah bersaksi
Bahwa nilai mimpi adalah terkhayal
Entah kamu yang lakukan serta nasib hidupmu
Seperti pertimbangan antara hidup dan mati

Begitu saja melihat dari waktu sekarang
Hingga pada membisu
Sampai terbilang gelap dari mimpi
Kembali jangan engkau berulang

Surabaya, 12 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...