- Gadis Cerdas
Kumpullah para gadis
Engkau menuntut ilmu
Enggan memberi sambut malam
Bertemu dengan sesama teman
Menyinari cahaya terang begitu rindu
Saksikan perempuan menyimpan peradaban
Seperti gambar bekas dahulu
Cerita tertahan oleh lisan
Fikiran masih ada
Tuhan menyejuk hati
Tentang makna yang perdalam
Muslimah indah sepanjang berlian
Merah muda cinta warnaku
Pesona oleh tulisan
Tanpa dipermalukanSurabaya, 10 September 2016
Blog ini mengambarkan isi suasana dunia semakin senang dan kadang sedih. Sejujurnya puisi dan prosa mengoptimalkan gambar fisik maupun alam sekitar. Langit dan Bumi menciptakan kepada tuhan yang maha pencipta. Penulis di tengah disabilitas membuat lingkaran terhadap dunia serasa terisi dan akherat akan mengingat cerita selama hidup. Akhirnya karya akan ku sampaikan untuk selamanya
Saturday, 10 September 2016
Gadis Cerdas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada
Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...
-
Malam Terakhir di Masjid Nasional Al-Akbar Inilah engkau berpisah di malam Ramadhan penuh segala cobaan Jamaah di sini menikmati tidur sep...
-
Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...
No comments:
Post a Comment