Friday, 9 December 2016

Hujan Membasahi Orang

Hujan Membasahi Orang

Hujan deras menetes langit kota
Berlari di tengah ketakutan
Kain satu persatu akan basah
Senyumanmu masih ada
Rambut panjang terkena air hujan
Ku yakini berteduh
Di tempat yang nyaman
Untuk badai yang cemburu

Bukankah badai telah berhadang
Kita pekat di setiap sudut
Embun merayu bercampur angin
Nafas begitu kecil
Sekayup air menyerap di tanah
Mungkin itulah dari mimpi
Tak mengerai bahagia
Melingkup pada wajahmu
Dan selamanya

Surabaya, 9 Desember 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...