Lelaki teladan (X)
Laki itu pemberani
Gagah dan penuh berwibawa
Ia bangun begitu cepat
Sambil membangkit selera pagi
Lalu bermunajat
Dengan sembahyang
Untuk meraih ampunan pada tuhan
Beringatlah pada penjaman mata
Sambil berlalap dengan berdoa
Tidak sebentar
Kemudian betah berjam-jam
Hingga berlarut malam
Sujudku padamu
Menyebut namamu dengan bersyair
"Betapa tuhan yang memurkaimu"
Berlapis-lapis tisu basah menghampirimu
Tak seorang pun yang rela
Memihak dari kebencian
Bacalah dengan namamu
Seorang pun yang terlahir dari keyakinanmu
Surabaya, 9 Desember 2016
No comments:
Post a Comment