Ramai Di Ujung Sepi
Betapa pandangan
Begitu perbedaan
Dengan selaras serdadu melodi
Ramai di puncak manusia
Sepi menyetujui kekosongan
Senyap pagi siang mengerungi matahari
Mengintai pelita
Terhadap matahari
Berjumpa dengan perahu kota
Tidak hanya rel abadi
Sejatinya merekat di terumbung batu
Di tengah gerah menetes di kulit
Menembus tinta begitu pekat
Senandung serjang
Merinai berbinar-binar
Berlian meringgut sekujur hampa
Blitar, 4 Desember 2016
No comments:
Post a Comment