Wednesday, 3 August 2016

Bulan terbentang Namamu

Bulan terbentang Namamu
Kepada : Dani Wadiandini
Angin malam meniup gadis
Bidadari mendatangkan untukmu
Cerita demi cerita akan mendengarmu dari sana
Terasa indahnya gadis kerudung seperti buah anggun
Sangat membuka aurora pada malam mulia

Bersyukurlah yang telah menganugrahi sang penerima taubat
Terbentang bulan sabit mengelilingi terbang di sini
Semenjang jalan sepanjang bunga mawar
Mengiringi lagu tercinta untukmu
Bagiku sahabatku bagimu sahabatmu


Surabaya, 1 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...