Marilah Kita Berseru
Masih Indonesia
terbelenggu oleh Belanda
Hilangkan nafas
jiwa membekas luka
Tanah air
menggugah bendera
Menguncing nafas
terdalam semasa hidup
Guncangkan
negara terlibat oleh liberalis
Melewati
terowongan sangat sempit
Orang berlari ketakutan
karena suara gemercik api
Korban
menewaskan tetapi masih mengisahkan tanda tanya
Tanpa adanya
langit putih melintas sejarah
Bersatu pada
negara merdeka
Mengobarkan
langit merah putih
Mengenang sejauh
itu walau terenggam tanganmu
Surabaya,
3 Agustus 2016
No comments:
Post a Comment