Saturday, 10 December 2016

Pulau Sunyi

Pulau Sunyi

Rumput begitu menghimpun
Mengombak laut tanpa berhenti
Pohon diam di tengah pantai
Batu terpencar di mana-mana
Menderu mata angin
Bagai air beribu warna
Biru sangat beragam

Menggeser angin ke timur
Rumput bersaksi
Pemandanfan penuh ajaib
Pesona berbagai alam
Membentang arah berlawanan

Menghanyut berlapis-lapis
Sunggug malam
Tuhan tak pernah ada
Tersembunyi entah dimana
Menakjubkan kegapaian impian

Pulau Ajaib, 10 Desember 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...