Inferno (I)
Cahaya kecil warna merah menghisap nafas
manusia
Tak tahan nafsu menggoda manusia
Tinggal segala cara tanpa pesan
Kadang menunggu sangat halusinasi
Kampung mengkeroyok preman kumpul antar
laki
Sperma tak berjalan ke selnya
Saat memasuki sprema telah mati
Lalu selamanya tak bertumbuh
Menghembus nafas asap mengeluarkanmu
Organ bunuhlah satu-persatu
Keadilan tuhan akan menyiksa
Sama dengan hendak merokok tanpa alasan
Surabaya, 6
Agustus 2016
No comments:
Post a Comment