Inferno
(II)
Musuh utama adalah preman tak berguna
Godaan tak mengerti dari kebaikan
Hanya pura-pura tak tahu saja
Ini semula karena manusia munafik
Karena fitnah telah mengancam manusia dari
kedosaan
Kikir dan pelit menjadi depresi selama ini
Pantas tuhan menghukum untuk mengoda
manusia teladan
Kadang baik kadang tak terima
Lari sekencang mungkin bila merasa
mengejar musuh
Luka benjolan wajah setelah mengeroyok
habis-habisan
Sekujur tubuh tak bergerak
Andaikan sakit yang sangat perih bagiku
Surabaya, 7
Agustus 2016
No comments:
Post a Comment