Sunday, 7 August 2016

Inferno (II)

Inferno (II)
Musuh utama adalah preman tak berguna
Godaan tak mengerti dari kebaikan
Hanya pura-pura tak tahu saja
Ini semula karena manusia munafik
Karena fitnah telah mengancam manusia dari kedosaan
Kikir dan pelit menjadi depresi selama ini
Pantas tuhan menghukum untuk mengoda manusia teladan

Kadang baik kadang tak terima
Lari sekencang mungkin bila merasa mengejar musuh
Luka benjolan wajah setelah mengeroyok habis-habisan
Sekujur tubuh tak bergerak
Andaikan sakit yang sangat perih bagiku


Surabaya, 7 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...