Saturday, 6 August 2016

Ku Sadari Bersama

Ku Sadari Bersama
Kepada : Rizqi Maulidah
Pertama kali bertemu ku tancapkan wajah bersinar
Bagaikan bunga menyeluruh di tempat engkau pergi
Memancarkan air dari sungai merona hingga makna hidup
Begitu duduk manis terasa terdiam pada sebelah mata
Sepi tanpa ku temani selama itu

Bicara tak hanya oleh sejuta warna
Melainkan pandangan wajah mengintip dari wajah lain
Cerita ku mulai dari gugup
Manusia tiada malu saat orang dikenal
Alangkah manis tuliskan nama dan tujuan

Bersama sahabat tak lekas di hati
Mengimpit tali-temali ikat demi ikat
Tanpa terputus selamanya
Sambung dari sini hingga jauh


Surabaya, 5 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...