Saturday, 6 August 2016

Tak Bisa Apa-Apa

Tak Bisa Apa-Apa
Kepada : @Merlia_na
Hidup tak menentu dari dia
Hujan menetes lalu deras
Gadis tak bisa pulang
Hingga terang cahaya
Pulang menyebut nada senanjung langit
Laut tergores cermin masa lalu

Mengejar di tepi pantai mimpi
Merintih retak puncak gunung ke atas awan
Menumbangkan angin puyuh tak sumput dunianya
Serasa hati sungkam mencium bunga mekar
Melangkah pelan hampir melelahkan dari keharumanmu

Pungkas tercecer sinar terbenam
Kembali pancaran cahaya senja mengelilingi lingkaran
Mimpi selaras menangis apa isi hatimu?
Tentu anugrah berasal dari langitnya


Surabaya, 5 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...