Saturday, 6 August 2016

Selamat Tinggal Sementara

Selamat Tinggal Sementara
Hidup ini hanya sementara
Dari sahabat terbaik ada terasa masalah dalam setiap hari
Tak bisa bertemu lagi apalagi urusan tak tertinggal
Selama ini sahabat hangus dari sekian waktu
Sedih mengakhiri lembaran belakang
Elegi emosi sebuah penjamkan lilin rumah

Desa terkenang oleh keluarga lama
Selesaikan cinta abadi tanpa terpisah
Seperti teman dibunuh oleh hantu
Malam gelap menakutimu
Laut malam menggelombang
Ubahlah siang malam
Selamat tinggal untukmu


Surabaya, 6 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment

Pemuda Pulang Kampung walau Orang Tua Tiada

Pemuda itu berjalan, langkahnya berat dan lesu, Di kota besar, dia mencari pekerjaan, namun tak kunjung berhasil, Hatinya penuh kekecewaan, ...